Menu

Mode Gelap
Bersama Bapanas dan Pemkab, Kapolres Toraja Utara Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal Pemda Tana Toraja Jamin Berkas Penolakan Geothermal Telah Dikirim ke Kementerian Konvoi Bising Saat Salat Magrib Ditegur, Geng Motor Justru Ancam Polisi Camat Bittuang Diduga Intimidasi Warga: Tolak Proyek Geothermal, Bansos Terancam Dicabut

Kriminal

Konvoi Bising Saat Salat Magrib Ditegur, Geng Motor Justru Ancam Polisi

badge-check


					Konvoi Bising Saat Salat Magrib Ditegur, Geng Motor Justru Ancam Polisi Perbesar

Makassar,Pedomanindonesia.id, – Wibawa aparat kepolisian kembali mendapat tantangan setelah sejumlah anggota geng motor diduga melakukan aksi penyerangan terhadap Markas Samapta Polrestabes Makassar, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 18.35 WITA, bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Insiden tersebut diduga dipicu ketidakpuasan rombongan pemotor setelah mendapat teguran dari petugas kepolisian. Sebelumnya, ratusan pengendara sepeda motor melintas di Jalan Botolempangan, Kota Makassar, dengan cara menggeber kendaraan serta menyalakan petasan yang menimbulkan suara bising di sekitar lokasi.

Aksi tersebut dinilai mengganggu ketenangan warga yang sedang menjalankan ibadah salat magrib di sejumlah masjid di sekitar kawasan itu.

Anggota kepolisian yang berjaga di sekitar Markas Samapta Polrestabes Makassar kemudian mencegat rombongan tersebut dan memberikan imbauan agar para pengendara tidak menyalakan petasan maupun menggeber kendaraan, mengingat waktu itu bertepatan dengan momen ibadah masyarakat.

Namun, imbauan tersebut justru mendapat respons tidak bersahabat dari sejumlah anggota geng motor. Mereka disebut tidak menerima teguran petugas dan bahkan melontarkan ancaman kepada anggota polisi yang menghentikan rombongan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, beberapa anggota geng motor sempat mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa. Bahkan ada yang menantang anggota polisi untuk berduel serta mengancam akan melaporkan petugas yang melakukan penindakan.

Situasi sempat memanas, namun anggota Samapta Polrestabes Makassar tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Sebelum meninggalkan lokasi, sejumlah anggota geng motor juga sempat mengancam akan kembali dengan membawa massa yang lebih banyak.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga mencerminkan sikap tidak menghargai otoritas aparat penegak hukum yang tengah menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Baca Lainnya

Warga Perumahan Mario Nanggala Parepare Resah, Desak APH Tindak Tegas Pemuda Mabuk

1 Maret 2026 - 10:05 WIB

Modus Tangki Rakitan, Sat Reskrim Polres Tana Toraja Ringkus Komplotan Mafia Solar

23 Februari 2026 - 07:37 WIB

Oknum Mengaku Wartawan Tak Berkutik Diringkus Resmob, Modus Tipu Jual-Beli Kerbau Senilai Rp70 Juta untuk Acara Adat!

17 Februari 2026 - 19:19 WIB

Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan

12 Februari 2026 - 05:21 WIB

Polres Toraja Utara Amankan Oknum Nakes Terkait Dugaan Kurir Sabu

10 Februari 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kriminal