Menu

Mode Gelap
Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga! Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

Headline

Rapat Paripurna DPRD Tana Toraja Bahas Perubahan APBD 2025

badge-check


					Rapat Paripurna DPRD Tana Toraja Bahas Perubahan APBD 2025 Perbesar

TANA TORAJA, PEDOMANINDONESIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar rapat paripurna pada Jumat, 19 September 2025, untuk membahas Nota Keuangan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Salah satu isu yang menjadi sorotan utama dalam rapat ini adalah transparansi pengelolaan anggaran.

Mendorong Transparansi Anggaran

Dalam rapat tersebut, juru bicara fraksi PDI Perjuangan, Martinus Paonganan, menyoroti pentingnya mengoptimalkan transparansi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, transparansi harus dibudayakan mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban keuangan. Hal ini penting agar fungsi pengawasan DPRD dapat berjalan maksimal.

 

“Mengoptimalkan, sekali lagi, potensi PAD secara inovatif dan transparan,” ujar Martinus.

“Ini transparan juga yang perlu kita budayakan. Selama ini menjadi persoalan di tingkat pemerintah maupun di lembaga terhormat ini selalu menekankan bagaimana transparansi, baik perencanaan pembangunan, pengelolaan, maupun pertanggungjawaban keuangannya, agar betul-betul kita bisa menyimak bersama sehingga kami di DPRD ini bisa juga menjalankan secara maksimal fungsi pengawasan kami.” Jelasnya.

Jabatan Sekwan Diharapkan Segera Terisi

Selain masalah anggaran, Ketua DPRD Tana Toraja, Drs. Kendek Rante, juga menyampaikan kekhawatiran terkait kekosongan jabatan di lingkungan pemerintahan, khususnya di Sekretariat DPRD. Ia menyoroti posisi Sekretaris DPRD (Sekwan) yang sudah dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt.) selama hampir setengah tahun.

“Di Sekretariat DPRD saat ini kalau saya tidak salah sudah setengah tahun jadi Plt., mudah-mudahan ke depan ini jangan menjadi Plt. terus karena kita juga sudah pusing,” tegas Kendek Rante. Ia mendesak Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera mengisi jabatan tersebut dengan pejabat definitif.

Menurutnya, keberadaan pejabat definitif sangat penting untuk kelancaran jalannya roda pemerintahan, terutama dalam mendukung fungsi DPRD. “Ini menjadi penguatan dan catatan bagi kami, segera diisi di tempat ini kalau memang kita mau naikkan, ya segera kami sampaikan ke Bapak Sekda ditetapkan pejabat definitif di Sekretariat DPRD Kabupaten Tana Toraja.”

Rapat paripurna ini menyimpulkan bahwa fraksi PDI Perjuangan menerima Ranperda Perubahan APBD tersebut untuk kemudian ditetapkan dan dievaluasi lebih lanjut oleh pemerintah provinsi.

Penulis: AP/BALA

Baca Lainnya

Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa

2 Mei 2026 - 11:02 WIB

Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas

29 April 2026 - 09:31 WIB

Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga!

26 April 2026 - 14:49 WIB

Kuasa Hukum AP Desak Polres Tator Periksa Kalem Saloso Terkait Dugaan Pengancamannya Terhadap Wartawan PEDOMAN INDONESIA

23 April 2026 - 07:09 WIB

Ketua Komisi III DPRD Torut Desak Dinas Terkait Sidak dan Laporkan Tambang Ilegal yang Masih Beroperasi

15 April 2026 - 12:11 WIB

Trending di Headline