Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Uncategorized

Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar

badge-check


					Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA, – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan studi tiru ke Perumda Pasar Makassar untuk mempelajari penerapan teknologi digitalisasi pembayaran yang dinilai sukses mengoptimalkan pendapatan daerah.

Rombongan yang dipimpin langsung Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, diterima oleh manajemen Bank Sulselbar dan Perumda Pasar Makassar, Senin (11/08/2025). Kunjungan ini fokus membedah sistem pembayaran non-tunai yang telah berjalan di pasar-pasar Kota Makassar, termasuk penggunaan QRIS untuk retribusi pedagang.

“Alhamdulillah luar biasa dukungan dari Bank Sulselbar dan Pemerintah Kota Makassar. Kami datang untuk belajar bagaimana penerapan digitalisasi pembayaran di pasar bisa berjalan efektif. Potensi pasar di Polman sangat besar, bahkan ada yang beroperasi hingga subuh, seperti Pasar Bonomuryuk. Kalau dikelola profesional dan berbasis teknologi, insyaallah akan sangat membantu PAD,” ujar Samsul.

Menurutnya, Perumda Pasar sudah menerapkan sistem pembayaran retribusi pedagang menggunakan QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi monitoring. Dengan begitu, setiap transaksi tercatat dan potensi kebocoran bisa ditekan.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa digitalisasi di pasar bukan sekadar konsep, tapi harus dijalankan dengan monitoring dan evaluasi berkala.

“Kebutuhan ini ke depan harus dijalankan semua pihak. Kalau tidak, akan timbul banyak kesulitan. Pro-kontra itu wajar, yang penting penerapan dan hasilnya terukur,” tegas Ali.

Sementara. Pemimpin Departemen Produk Digital, Desy Natalia Za menambahkan, Polman memiliki modal kuat untuk mengadopsi sistem ini. Dari data, 64,68% penduduknya adalah generasi alfa, Z, dan Y—kelompok yang akrab dengan layanan digital.

Bank Sulselbar akan memfasilitasi penerapan QRIS di 27 pasar tradisional Polman dan menggandeng ASN sebagai role model digitalisasi. Saat ini, 2.920 ASN di Polman sudah menggunakan layanan mobile banking dan QRIS, sisanya akan terus diedukasi.

Kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Pemkab Polman, Bank Sulselbar, dan Perumda Pasar Makassar untuk membangun tata kelola pasar yang transparan, efisien, dan modern demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Refleksi 27 Tahun Perumda Pasar Makassar: Jaga Kebersamaan hingga Kerja Dengan Hati

14 September 2026 - 08:15 WIB

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Trending di News