Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

Uncategorized

Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar

badge-check


					Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA, – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan studi tiru ke Perumda Pasar Makassar untuk mempelajari penerapan teknologi digitalisasi pembayaran yang dinilai sukses mengoptimalkan pendapatan daerah.

Rombongan yang dipimpin langsung Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, diterima oleh manajemen Bank Sulselbar dan Perumda Pasar Makassar, Senin (11/08/2025). Kunjungan ini fokus membedah sistem pembayaran non-tunai yang telah berjalan di pasar-pasar Kota Makassar, termasuk penggunaan QRIS untuk retribusi pedagang.

“Alhamdulillah luar biasa dukungan dari Bank Sulselbar dan Pemerintah Kota Makassar. Kami datang untuk belajar bagaimana penerapan digitalisasi pembayaran di pasar bisa berjalan efektif. Potensi pasar di Polman sangat besar, bahkan ada yang beroperasi hingga subuh, seperti Pasar Bonomuryuk. Kalau dikelola profesional dan berbasis teknologi, insyaallah akan sangat membantu PAD,” ujar Samsul.

Menurutnya, Perumda Pasar sudah menerapkan sistem pembayaran retribusi pedagang menggunakan QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi monitoring. Dengan begitu, setiap transaksi tercatat dan potensi kebocoran bisa ditekan.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa digitalisasi di pasar bukan sekadar konsep, tapi harus dijalankan dengan monitoring dan evaluasi berkala.

“Kebutuhan ini ke depan harus dijalankan semua pihak. Kalau tidak, akan timbul banyak kesulitan. Pro-kontra itu wajar, yang penting penerapan dan hasilnya terukur,” tegas Ali.

Sementara. Pemimpin Departemen Produk Digital, Desy Natalia Za menambahkan, Polman memiliki modal kuat untuk mengadopsi sistem ini. Dari data, 64,68% penduduknya adalah generasi alfa, Z, dan Y—kelompok yang akrab dengan layanan digital.

Bank Sulselbar akan memfasilitasi penerapan QRIS di 27 pasar tradisional Polman dan menggandeng ASN sebagai role model digitalisasi. Saat ini, 2.920 ASN di Polman sudah menggunakan layanan mobile banking dan QRIS, sisanya akan terus diedukasi.

Kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Pemkab Polman, Bank Sulselbar, dan Perumda Pasar Makassar untuk membangun tata kelola pasar yang transparan, efisien, dan modern demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media

29 Juli 2026 - 20:46 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi ke Kodim 1414/Tator

20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

Trending di Ekobis