Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

News

332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

badge-check


					332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Perbesar

Gowa,Pedomanindonesia.id, — Angin puting beliung menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (8/10), menyebabkan 332 rumah mengalami kerusakan. Bencana terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan warga yang tengah beraktivitas di rumah masing-masing.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Wahyuddin, menyebutkan bahwa wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bontomarannu, Pallangga, dan Bajeng.

“Di Kecamatan Bontomarannu ada sebanyak 140 rumah, Pallangga 75 rumah, dan Bajeng 117 rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya di Makassar.

Ia menambahkan, tim BPBD bersama aparat desa dan relawan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Salah seorang warga Bontomarannu, Rahma (42), mengaku masih trauma melihat peristiwa itu. Ia menceritakan detik-detik angin kencang menerjang rumahnya hingga atap beterbangan.

“Anginnya datang tiba-tiba, suaranya keras sekali. Kami semua berlari keluar rumah karena takut roboh. Syukurlah, tidak ada yang terluka, tapi rumah kami rusak parah,” tutur Rahma dengan memperlihatkan rekamannya.

BPBD Gowa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seiring peralihan musim yang tengah berlangsung. Wahyuddin menegaskan, fenomena ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti puting beliung, longsor, dan banjir.

“Masyarakat harus lebih siaga menghadapi perubahan cuaca yang cepat. Jangan abaikan peringatan dini dan segera cari tempat aman bila terjadi angin kencang,” tegasnya.

Hingga kini, petugas masih terus mendata kerusakan serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak paling parah di tiga kecamatan tersebut.

Baca Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline