Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

badge-check


					332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Perbesar

Gowa,Pedomanindonesia.id, — Angin puting beliung menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (8/10), menyebabkan 332 rumah mengalami kerusakan. Bencana terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan warga yang tengah beraktivitas di rumah masing-masing.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Wahyuddin, menyebutkan bahwa wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bontomarannu, Pallangga, dan Bajeng.

“Di Kecamatan Bontomarannu ada sebanyak 140 rumah, Pallangga 75 rumah, dan Bajeng 117 rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya di Makassar.

Ia menambahkan, tim BPBD bersama aparat desa dan relawan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Salah seorang warga Bontomarannu, Rahma (42), mengaku masih trauma melihat peristiwa itu. Ia menceritakan detik-detik angin kencang menerjang rumahnya hingga atap beterbangan.

“Anginnya datang tiba-tiba, suaranya keras sekali. Kami semua berlari keluar rumah karena takut roboh. Syukurlah, tidak ada yang terluka, tapi rumah kami rusak parah,” tutur Rahma dengan memperlihatkan rekamannya.

BPBD Gowa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seiring peralihan musim yang tengah berlangsung. Wahyuddin menegaskan, fenomena ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti puting beliung, longsor, dan banjir.

“Masyarakat harus lebih siaga menghadapi perubahan cuaca yang cepat. Jangan abaikan peringatan dini dan segera cari tempat aman bila terjadi angin kencang,” tegasnya.

Hingga kini, petugas masih terus mendata kerusakan serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak paling parah di tiga kecamatan tersebut.

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum