Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

News

Warga Soroti Proyek Dana Desa Tapparan Utara, Dana Cair 100% Tapi Proyek Belum Jalan

badge-check


					Warga Soroti Proyek Dana Desa Tapparan Utara, Dana Cair 100% Tapi Proyek Belum Jalan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Warga Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, mempertanyakan progres proyek rabat beton yang dianggarkan melalui Dana Desa tahun 2024. Pasalnya, meski dananya dikabarkan telah cair 100 persen, pekerjaan fisik di lapangan hingga kini belum dimulai.

Hal ini diungkapkan oleh seorang warga berinisial HB saat ditemui di lokasi proyek pada Selasa (5/8/2025).

“Materialnya memang sudah ada sebagian, tapi sampai sekarang belum dikerjakan. Nilai proyek ini kabarnya ratusan juta, tapi saya tidak tahu pasti jumlah pastinya. Kalau mau lebih jelas, silakan tanyakan langsung ke kantor lembang,” ujar HB.

Ia juga berharap proyek ini segera dituntaskan karena merupakan jalan penghubung penting bagi warga.

“Semoga belum cair semua, dan segera diselesaikan. Jalan ini sangat dibutuhkan karena menghubungkan ke Kampung Panglion dan Tagari Sapan Panglion,” tambahnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Lembang Tapparan Utara, Riharyance Tanggalayuk, membenarkan bahwa proyek tersebut belum dikerjakan. Ia menyebut beberapa alasan keterlambatan, mulai dari kondisi cuaca hingga kesibukan warga menghadiri pesta adat.

“Benar, proyek rabat beton ini dianggarkan sekitar Rp260 juta dari Dana Desa 2024. Tapi belum dikerjakan karena musim hujan dan warga yang akan mengerjakan masih sibuk dengan pesta,” ujar Riharyance saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Riharyance juga menyebut bahwa meski dana sudah cair 100 persen, anggaran tersebut telah digunakan untuk pembelian material dan bahan bangunan.

“Dananya memang sudah cair, tapi dipakai untuk belanja bahan seperti pasir dan batu cipping dari masyarakat. Sekarang kami sudah mulai kerja karena musim kemarau sudah masuk, dan pesta-pesta sudah selesai. Saya pastikan dua sampai tiga minggu ke depan sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Lembang (DPML) Tana Toraja, Maridha Bungin, saat dikonfirmasi terkait informasi ini, tampak terkejut dan menyatakan bahwa kondisi seperti itu tidak seharusnya terjadi.

“Taek na bisa, salah itu,” ujar Maridha dalam bahasa Toraja yang berarti “tidak bisa, itu keliru”. Ia menambahkan bahwa jika memungkinkan, ia akan turun langsung ke lokasi usai rapat untuk memverifikasi kondisi sebenarnya.

Baca Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline