TORUT, PEDOMANINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan Uji Kompetensi (Job Fit) terhadap 30 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama. Bertempat di Toraja Heritage Hotel, Rantepao, uji kompetensi ini bertujuan memastikan penempatan pejabat yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan organisasi.
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menegaskan bahwa uji kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang akuntabel dan responsif.
“Melalui uji kompetensi ini, kami ingin memastikan pejabat yang mengemban amanah memiliki kualifikasi, pengalaman, dan integritas untuk mendukung visi-misi pembangunan daerah,” kata Bupati yang akrab disapa Dedy, Senin (15/09/2025).
Menurut Dedy, uji kompetensi ini adalah upaya serius untuk menempatkan “orang yang tepat pada posisi yang tepat”. Ia menekankan bahwa pejabat tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga komitmen, disiplin, dan semangat kerja tim.
“Banyak yang pintar, tetapi belum tentu mau bekerja. Kita ingin memastikan pejabat yang ditempatkan benar-benar memiliki semangat kerja, nilai keteladanan, dan komitmen melayani masyarakat,” tambahnya.
Harapan Pejabat Akan Penempatan yang Tepat
Salah satu peserta uji kompetensi, Paulus Tandung, Kepala Dinas PUPR, berharap pimpinan dapat menempatkan pejabat sesuai dengan hasil penilaian.
“Semoga pimpinan benar-benar memperhatikan hasil job fit ini dan menempatkan seseorang sesuai dengan bidangnya,” ujar Paulus Tandung di lokasi.
Paulus menjelaskan, penempatan yang sesuai dengan keahlian akan mengoptimalkan kinerja dan tanggung jawab yang diberikan. Ia mencontohkan, jika hasil uji kompetensi menunjukkan seorang pejabat lebih cocok di dinas lain, maka penempatan tersebut harus menjadi pertimbangan utama.
Selama menjabat di Dinas PUPR, Paulus Tandung mengklaim bahwa ia tidak pernah menghadapi masalah fatal. Ia menyoroti salah satu keberhasilan, yaitu penanganan banjir yang kerap melanda, dengan perbaikan parit dan pembongkaran bangunan liar yang menyumbat saluran air.
“Selama saya bekerja di Dinas PU, semua tantangan kerja dapat terselesaikan dengan baik. Kami sudah perbaiki semua parit, termasuk membongkar bangunan liar yang menyumbat,” jelasnya.
Proses Seleksi dan Tim Penilai
Ketua Panitia Seleksi, yang juga Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, menjelaskan bahwa Job Fit ini diikuti oleh 30 pejabat eselon II. Panitia seleksi terdiri dari lima orang, yaitu:
- Salvius Pasang
- Sukarniaty Kondolele (Mantan Kepala BKD Sulsel)
- Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran (Rektor UKI Toraja)
- Dr. Wihalminus Sombo Layuk (Rektor Atmajaya Makassar)
- Marwan Mansyur, SH., MH. (Inspektur Inspektorat Sulsel)
Uji kompetensi dilaksanakan selama dua hari, pada 15-16 September 2025, dengan penilaian mencakup aspek manajerial, teknis, dan sosial kultural. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan penataan dan pengisian jabatan di masa depan.









