TATOR, PEDOMANINDONESIA – Inisiatif mandiri dan semangat gotong royong ditunjukkan oleh warga di tiga lembang, yakni Lembang Sillanan, Lembang Pemanukan, dan Lembang Buntu Tabang, Tana Toraja. Mereka secara swadaya memperbaiki jalan sepanjang tiga kilometer yang sudah dua dekade tidak tersentuh perbaikan.
Paulus Borotoding, koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini lahir dari keresahan warga terhadap kondisi jalan yang sudah rusak parah.

“Jalan ini sudah 20 tahun tidak diperbaiki. Padahal sudah beberapa kali diusulkan dalam Musrenbang, bahkan sempat dikerjakan beberapa tahun lalu, tetapi kembali rusak,” ungkap Paulus pada Sabtu (13/9/2025).
Menurut Paulus, inisiatif ini murni berasal dari kantong masyarakat demi membuka akses jalan yang layak. Namun, upaya ini belum bisa diselesaikan sepenuhnya karena keterbatasan dana.
“Kami masyarakat sudah memulai, tapi keterbatasan dana membuat pekerjaan ini belum rampung. Karena itu, kami sangat berharap ada uluran tangan dari semua pihak, baik dari pemerintah maupun para dermawan,” tambahnya.
Warga menegaskan, jalan ini sangat vital karena menjadi jalur penghubung antar-lembang dan akses utama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata tekad kuat masyarakat untuk memiliki infrastruktur yang layak, meskipun harus berjuang secara mandiri.







