Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Headline

Sebagai Bentuk Kepedulian, Perumda Pasar Siap Menampung Pedagang Pasar Terong Yang Terkena Dampak Penertiban

badge-check


					Sebagai Bentuk Kepedulian, Perumda Pasar Siap Menampung Pedagang Pasar Terong Yang Terkena Dampak Penertiban Perbesar

PEDOMANINDONESIA, Makassar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar tengah mempersiapkan relokasi bagi para pedagang yang terdampak penertiban di kawasan Jalan Sawi dan Jalan Labu, dengan menyediakan sekitar 400 lods di lantai satu Pasar Terong.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah membersihkan area yang akan digunakan untuk relokasi. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka kerja bakti rutin setiap hari Jumat, sekaligus menjadi langkah awal penataan lokasi bagi pedagang.

“Kita akan rutin melakukan kerja bakti dan menyiapkan lahan meskipun tidak sempurna, tapi inilah yang bisa kita bantu. Ini adalah bentuk kepedulian kami. Bahwa Perumda pasar serius memberikan jalan keluar terbaik bagi pedagang yang terdampak,” ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Ali menambahkan, relokasi ini menargetkan 281 pedagang yang sebelumnya berjualan di tepi jalan dan kanal yang terkena dampak penertiban. Jumlah lods yang disiapkan lebih dari cukup untuk menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

“Insya Allah, semua bisa tertampung di lokasi baru. Kami berharap para pedagang bisa menjaga dan memperbaiki lods masing-masing agar bisa kembali berjualan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Penertiban ini, kata Ali, bukan keputusan sepihak dari Perumda Pasar, melainkan hasil rapat koordinasi lintas sektor, termasuk pihak Pompengan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan instansi lainnya, untuk mengembalikan fungsi jalan di tepi kanal.

Lebih lanjut, Perumda Pasar juga telah berkoordinasi dengan Dinas PU dan Pemerintah Kota Makassar guna memperbaiki fasilitas seperti atap bocor dan lantai yang rusak di area relokasi. Dukungan dari pihak kecamatan Bontoala dan kelurahan setempat pun akan dilibatkan agar penataan berjalan secara maksimal.

“Tujuan kami adalah agar pedagang bisa berjualan kembali dengan aman dan nyaman. Olehnya kamu himbau Mari kita jaga dan perbaiki bersama-sama,” tutup Ali Gauli Arief. (*)

Baca Lainnya

Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial

10 September 2026 - 18:13 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku

10 September 2026 - 08:43 WIB

Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu

9 September 2026 - 17:57 WIB

DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG

5 September 2026 - 08:24 WIB

DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

4 September 2026 - 12:35 WIB

Trending di Headline