Menu

Mode Gelap
GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga Suara Profetis Gereja Toraja: Menegasi Judi di Balik Tradisi Silaga THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda Bersama Bapanas dan Pemkab, Kapolres Toraja Utara Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

Headline

Proyek Jalan Palesan – Buakayu Tator Disorot: Warga Duga Dikerjakan “Asal-asalan”, BPBD Beri Ultimatum

badge-check


					Proyek rekontruksi jalan poros Palesan - Buakayu (Ist) Perbesar

Proyek rekontruksi jalan poros Palesan - Buakayu (Ist)

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Proyek rekonstruksi Jalan Poros Palesan – Buakayu di Tana Toraja kini menjadi sorotan tajam. Masyarakat menduga pengerjaannya dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (bestek) yang ditetapkan.

Dugaan ini diperkuat dengan pengakuan warga yang menyebutkan adanya ketidaksesuaian material dan metode kerja di lapangan.

Salah seorang warga setempat berinisial AS yang ditemui di lokasi pada Rabu (08/10/2025) mengungkapkan kekecewaannya.

“Proyek ini kita menduga dikerja asal-asalan. Menurut info yang saya dapat, katanya harus menggunakan bor pile, namun di lapangan tidak ada bor pilenya,” kata AS.

Selain itu, AS juga menyoroti kedalaman penggalian yang dinilainya dangkal serta dampak negatif terhadap pengguna jalan.

“Kedalaman penggalian juga mungkin hanya beberapa meter dan juga mengganggu pengguna jalan pada saat musim hujan karena sebagian materianya masuk di bahu jalan,” tambahnya.

AS berharap besar agar Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui dinas terkait segera turun tangan.

“Harapan kita agar pemerintah kabupaten Tana Toraja melalui dinas yang terkait turun lapangan mengecek proyek tersebut, karena kalau kualitasnya tidak sesuai, yang dirugikan kami sebagai penerima manfaat,” ungkapnya.

Menanggapi lambatnya progres dan dugaan kualitas pengerjaan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Kristian Sakkung, telah memberikan ultimatum kepada kontraktor pelaksana.

Proyek rekonstruksi jalan yang menelan anggaran kurang lebih 1,6 miliar ini menjadi perhatian serius BPBD selaku penanggung jawab.

“Kemarin di ultimatum dari kejaksaan, kalau proyek tersebut tidak dikerja maksimal maka pendampingan dari kejaksaan diputuskan,” jelas Kristian Sakkung saat ditemui di ruang kerjanya.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja saat pertemuan penandatanganan fakta integritas.

BPBD Tana Toraja bahkan mengaku menunda pencairan termin pertama karena progres pekerjaan yang tidak mencapai target.

“Kami berharap agar proyek ini di minggu ini harusnya progres pekerjaan sudah mencapai 50% supaya kami mencairkan dana termin pertamanya, namun kenyataan di lapangan baru sekitar 27% sehingga kami tidak mencairkan dana termin pertamanya,” tegasnya.

Kristian Sakkung juga menyebutkan bahwa proyek Palesan – Buakayu merupakan yang paling lambat di antara empat item pekerjaan yang sedang dikerjakan. BPBD menilai bahwa lambatnya progres ini berpotensi menyebabkan keterlambatan dan menimbulkan masalah kualitas yang tidak sesuai.

Terkait dugaan tidak digunakannya bor pile, Kristian Sakkung juga mengamini adanya ketidakjelasan.

“Proyek tersebut harus menggunakan bor pile, namun kenyataan di lapangan bor pile-nya tidak ada,” jelasnya.

Ia menambahkan,
“Kata kontraktornya bor pile-nya sudah ada di lapangan, namun info dari masyarakat sekitar katanya tidak ada bor pile di lapangan, nah ini mi semua yang jadi kendala.” Jelasnya.

Kristian juga menjelaskan, bahwa pihak BPBD bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kajari telah memberikan teguran keras agar kontraktor segera memperbaiki kualitas pengerjaan.

Ia pun berharap kontraktor dapat bekerja secara maksimal sesuai bestek agar manfaat jalan ini dapat dirasakan optimal oleh masyarakat.

Baca Lainnya

GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga

19 Maret 2026 - 19:33 WIB

THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda

18 Maret 2026 - 09:26 WIB

Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar

17 Maret 2026 - 13:21 WIB

Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

17 Maret 2026 - 08:02 WIB

Pemda Tana Toraja Jamin Berkas Penolakan Geothermal Telah Dikirim ke Kementerian

16 Maret 2026 - 21:42 WIB

Trending di Headline