Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Headline

Proyek Dana Desa Terbengkalai, Kepala Dinas DPML Tator Langsung Turun Tangan

badge-check


					Proyek Dana Desa Terbengkalai, Kepala Dinas DPML Tator Langsung Turun Tangan Perbesar

TANA TORAJA, Pedomanindonesia.id  – Keterlambatan proyek rabat beton yang didanai oleh dana desa di Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, menarik perhatian serius dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML), Marida Bungin. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Marida langsung meninjau lokasi pada Rabu (5/8/2025) untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

 

“Tadi setelah saya dapat informasi saya langsung turun lapangan mengecek informasi tersebut. Setelah saya cek ternyata informasi tersebut benar adanya,” kata Marida.

 

Ia tidak mentolerir alasan penundaan proyek ini dan langsung memberikan ultimatum kepada Kepala Lembang.

 

“Saya sampaikan kepada kepala lembang, tidak ada alasan, proyek dana desa ini harus selesai,” tegasnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, Marida menanyakan alasan di balik mangkraknya proyek. Kepala Lembang Tapparan Utara, Riharyantje Tanggalayuk, mengakui bahwa ia dan warganya terlalu sibuk dengan kegiatan pesta adat.

 

“Tadi saya tanya kepala lembang apa masalahnya kenapa tidak kerja proyek tersebut, yang bersangkutan mengatakan bahwa dirinya sibuk di pesta dan juga warga yang mau kerja juga sibuk di pesta, sehingga proyek tersebut terbengkalai,” jelas Marida.

 

Meskipun sebagian anggaran sudah dialokasikan untuk material, Marida menekankan agar proyek segera dimulai.

 

“Tadi pak lembangnya sampaikan sama saya kalau dananya sebagian sudah digunakan untuk belanja material dan juga masih ada dananya sebagian sudah disimpan. Kemudian saya sampaikan, tidak ada alasan tidak menyelesaikan proyek ini dalam waktu dekat, dan saya akan aktif awasi proyek tersebut sampai selesai,” tambahnya.

 

Sebelumnya, keresahan warga muncul karena proyek rabat beton yang dananya dikabarkan telah cair 100% tak kunjung dikerjakan.

 

Kepala Lembang Riharyantje sendiri membenarkan bahwa dana sudah cair dan berjanji akan menyelesaikan proyek tersebut dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

 

“Dananya memang sudah cair, tapi dipakai untuk belanja bahan seperti pasir dan batu chipping dari masyarakat. Sekarang kami sudah mulai kerja karena musim kemarau sudah masuk, dan pesta-pesta sudah selesai. Saya pastikan dua sampai tiga minggu ke depan sudah selesai,” pungkas Riharyantje.

Baca Lainnya

Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua

20 September 2026 - 11:14 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

15 September 2026 - 13:54 WIB

Trending di Headline