Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

News

Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional

badge-check


					Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional Perbesar

PEDOMAN INDONESIA, Makassar, — Perumda Pasar Makassar resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Bank Sulselbar dalam upaya mendorong transformasi digital pembayaran retribusi di pasar-pasar tradisional. Langkah ini ditandai dengan sosialisasi program digitalisasi pembayaran non-tunai yang digelar hari ini, Kamis (19/6/2025).

Program ini merupakan bagian dari dukungan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Makassar untuk mempercepat adopsi transaksi non-tunai di sektor perdagangan rakyat. Plt Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menjelaskan bahwa inisiatif ini akan diawali di dua pasar utama sebagai proyek percontohan, yakni Pasar Niaga Daya dan Pasar Terong.

“Digitalisasi ini penting untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan pasar. Kami mulai dengan dua pasar dahulu sebagai role model, dan ke depan akan diterapkan di seluruh unit pasar,” ujar Ali Gauli dalam keterangan usai rapat koordinasi bersama Bank Sulselbar.

Dalam rapat tersebut, dibahas pengembangan sistem terintegrasi bernama SIBISA (Sistem Informasi Bank Sulselbar Baru Terintegrasi dan Aksesibel), yang menjadi tulang punggung pencatatan dan pembayaran retribusi. Sistem ini memungkinkan pedagang maupun pengelola pasar untuk melakukan pembayaran baik secara tunai maupun non-tunai dengan tetap tercatat dalam sistem.

Melalui SIBISA, tersedia pilihan pembayaran retribusi secara tunai dan non-tunai berbasis QRIS Dinamis, yang masing-masing akan tercatat secara real-time. Hal ini diharapkan dapat membantu pengguna pasar dalam memantau pembayaran sekaligus memitigasi risiko kebocoran dana.

Kerja sama ini diharapkan menjadi titik awal perluasan akseptasi digital di kalangan pelaku usaha pasar tradisional. Perumda Pasar bersama Bank Sulselbar menargetkan seluruh pasar di Makassar dapat segera terintegrasi dengan sistem digital ini dalam waktu dekat.

Langkah digitalisasi ini dinilai sebagai solusi strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan pasar tradisional di era digital, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola yang lebih modern dan transparan.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros–Pangkep, Basarnas Kerahkan 40 Personel Pencarian

18 Januari 2026 - 04:49 WIB

Pembelajaran 5 Hari Siswa SD di Tator di Nilai Belum Maksimal

14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Rakyat Mengkendek: Ahli Waris Desak Pemkab Tana Toraja Transparan

14 Januari 2026 - 08:04 WIB

Pemerhati Masyarakat Toraja Desak APH Periksa Plh Kalem Lembang Batusura’, Kalem: Saya Siap Tanggung Konsekuensinya

12 Januari 2026 - 17:53 WIB

Trending di Headline