Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

Pemkab Gowa Segel Mie Gacoan, Richeese Factory dan Cang Kuning

badge-check


					Pemkab Gowa Segel Mie Gacoan, Richeese Factory dan Cang Kuning Perbesar

Gowa, pedomanindonesia – Pemkab Gowa menyegel tiga rumah makan yang diduga tak mengantongi izin usaha. Ketiga rumah makan itu yakni Mie Gacoan, Richeese Factory, dan Cang Kuning.

Ketiganya berlokasi di Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Penutupan dilakukan pada Senin, 16 Juni 2025 oleh tim terpadu yang terdiri dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PU, serta aparat TNI-Polri.

Kepala Satpol PP Kabupaten Gowa, Umar Madjid, menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat teguran resmi kepada ketiga rumah makan tersebut. Namun karena tidak ada upaya untuk melengkapi dokumen perizinan, penyegelan sementara pun dilakukan.

“Penyegelan dilakukan hingga izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diterbitkan. Sudah berulang kali kami berikan teguran, tapi tidak ada tindak lanjut dari pihak manajemen,” jelas Umar.

Menurut Umar, pihak pengelola baru mulai mengurus perizinan setelah tim melakukan tindakan penutupan. Meski demikian, Satpol PP tetap akan menunggu seluruh proses perizinan rampung sebelum membuka kembali tempat usaha tersebut.

“Kalau semua izin sudah lengkap, tentu akan kami buka kembali. Bahkan bisa hari itu juga, kalau memang sudah sesuai,” tegasnya.

Selama masa penyegelan, Satpol PP akan terus memantau aktivitas di lokasi tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau upaya membuka usaha tanpa izin, maka penutupan permanen akan dilakukan.

“Kami awasi terus. Kalau ada yang nekat buka sebelum izinnya lengkap, akan kami segel kembali secara permanen. Untuk sementara, kami masih bersikap persuasif. Anggota akan terus patroli pagi, siang, dan malam,” ungkapnya.

Umar juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di wilayah Gowa agar patuh terhadap aturan yang berlaku, khususnya dalam hal kelengkapan izin usaha dan izin bangunan. (Abdi)

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum