Menu

Mode Gelap
GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga Suara Profetis Gereja Toraja: Menegasi Judi di Balik Tradisi Silaga THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda Bersama Bapanas dan Pemkab, Kapolres Toraja Utara Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

News

Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir

badge-check


					Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA – Upaya penataan kawasan Jalan Dr. Leimena terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Pasar Makassar Raya dan jajaran terkait kini memasuki tahap akhir finalisasi rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PK5) ke Pasar Panakkukang.

Rapat finalisasi yang digelar bersama sejumlah instansi terkait ini menjadi momentum penting dalam memastikan penataan berjalan sesuai rencana dan batas waktu yang telah disepakati bersama para pedagang.

Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan Surat Peringatan Ketiga (SP3) kepada para pedagang yang masih bertahan di lokasi.

“Insya Allah, tiga hari ke depan kami akan turun langsung melihat progresnya karena jangka waktu yang diberikan sudah memasuki batas akhirnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menegaskan bahwa area di dalam Pasar Panakkukang telah disiapkan sebagai lokasi relokasi pedagang. Menurutnya, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari asistensi Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, dalam upaya penataan kota secara berkelanjutan.

“Penataan PK5 bukan hanya dilakukan di Jalan Dr. Leimena, tetapi juga akan diterapkan di beberapa ruas jalan lain di Kota Makassar sebagai bagian dari program berkelanjutan menuju tata kota yang lebih baik,” jelasnya.

Ali Gauli menambahkan, agar tetap melakukan pendekatan persuasif dalam proses relokasi ini.

“Kami tetap meminta agar mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun sebagian besar pedagang memang masih bertahan, namun kerja sama lintas sektor di lapangan nanti kita berharap dapat berjalan dengan baik dan kolektif,” tambahnya.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan penataan kota, khususnya kawasan pasar yang tertib, aman, dan terintegrasi demi kenyamanan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut Direktur Operasional Perumda Pasar. perwakilan Bimmas dan Babinkamtibmas, PDAM, Lurah Tello Baru, Satpol PP, Kepala Pasar Panakkukang. serta Kabag Ketertiban dan Kabag Perencanaan Perumda Pasar Makassar Raya.

Baca Lainnya

THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda

18 Maret 2026 - 09:26 WIB

Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

17 Maret 2026 - 08:02 WIB

Pemda Tana Toraja Jamin Berkas Penolakan Geothermal Telah Dikirim ke Kementerian

16 Maret 2026 - 21:42 WIB

Camat Bittuang Diduga Intimidasi Warga: Tolak Proyek Geothermal, Bansos Terancam Dicabut

14 Maret 2026 - 20:42 WIB

DPRD Tana Toraja Resmi Rekomendasikan Penolakan Eksplorasi Geotermal di Bittuang ke Pusat

13 Maret 2026 - 13:44 WIB

Trending di Headline