TATOR, Pedomanindonesia.id – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lembang Rante Limbong kecamatan Kurra kabupaten Tana Toraja Selasa (29/07/2025/)
Saat dikonfirmasi oleh wartawan pedomanindonesia.id, Marwan Kendek selaku Koordinator Lembang (KORLEM) menjelaskan program kerja yang akan mereka laksanakan selama KKN serta manfaatnya.
“Program KKN yang kami laksanakan:
1. Pemberdayaan sosial dan bakti sosial untuk Memberikan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan.
2. Membuat gerbang perbatasan dan nama jalan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari arah yang dituju.
3.Mengajar di UPT SD Negeri 4 Kurra untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan keterampilan siswa serta meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah.
4. Pengajian rumah tangga majlis Ta’lim Al-aqsha Tabang sebagai langkah untuk menambah pemahaman dan untuk mempererat silaturrahmi antara masyarakat dan mahasiswa KKN IAIN Parepare.
5. Bimbingan baca Iqra untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak di lembang Rante Limbong.
6. Pembuatan papan nama mesjid dan fasilitas mesjid untuk meningkatkan kenyamanan dan kejelasan informasi di lingkungan Mesjid.
7. Membuat spanduk salam di setiap rumah muslim disekitar lembang Rante Limbong Agar Rumah orang muslim mudah ditemukan.
8. Mengabdi di kantor lembang Rante Limbong untuk membantu meningkatkan kinerja, pengembangan, dan kemandirian desa serta meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kehidupan dan permasalahan di masyarakat.
9. Membuat video profil untuk memperkenalkan desa melalui media visual terkait dengan perkembangan lembang Rante Limbong, keunggulan seperti budaya, UMKM, pertanian dan tata letak geografis kepada masyarakat luas, investor serta pemerintah
10. Pelatihan kewirausahaan di UPT SD Negeri 4 Kurra kelas VI untuk menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, melatih kreativitas, kemandirian dan tanggung jawab dalam mengenal nilai-nilai ekonomi secara sederhana” jelas Marwan Kendek (koordinator lembang).
Marwan Kendek juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut, mereka melibatkan beberapa tokoh masyarakat, lembaga kepemerintahan serta instansi pendidikan.
“Adapun yang terlibat dalam program-program kami adalah:
1. Lembaga pemerintah seperti kepala lembang beserta aparatnya dan kepala dusun.
2. Mahasiswa
3. Guru dan siswa SDN 4 Kurra
4. Masyarakat lembang Rante Limbong” ucap Marwan.
“Adapun jumlah anggaran yang digunakan yaitu
RP. 7.500.000 anggaran kelompok KKN
RP.300.000 dana lembang” lanjut Marwan.
Marwan juga menyampaikan perasaan dan harapannya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Adapun perasaan kami selama mengikuti kegiatan KKN di Toraja, kami sangat senang dikarenakan Toraja yang terkenal dengan adat dan budaya yang sangat kental, kemudian juga salah satu yang membuat kami sangat senang karena Toraja yang sangat terkenal di mancanegara akhirnya bisa kami kunjungi melalui kegiatan KKN. Dan yang paling menyentuh adalah masyarakatnya yang sangat ramah menyambut kedatangan kami.
Adapun harapan kami adalah semoga program KKN yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di lembang Rante Limbong serta dapat memberikan nilai tambah bagi kami mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN tersebut.” tutup Marwan
Penulis (AP/BALA)









