Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

News

Guru Minta Polres Tator Buka Pagar Kawat yang Dipasang OTK di SMP PGRI Marinding

badge-check


					Guru Minta Polres Tator Buka Pagar Kawat yang Dipasang OTK di SMP PGRI Marinding Perbesar

Tator, PedomanIndonesia – Guru SMP PGRI Marinding, Kabupaten Tana Toraja meminta kepolisian membuka pagar kawat dipasang orang tak dikenal (OTK) di halaman sekolah. Para guru mengatakan, keberadaan pagar tersebut membahayakan keselamatan siswa.

“Jadi begini pak dengan adanya pagar berduri di sini sangat mengganggu karena anak – anak kami tidak bisa lagi adakan upacara. Kemudian mereka juga tidak bisa beraktivitas seperti sebelumya karena adanya kawat duri yang di pasang di samping lapangan sekolah,” ujar Rober, salah seorang guru SMP PGRI Marinding, Senin (28/07/2025/).

Rober juga meminta Dinas Pendidikan bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian agar turun lapangan dan mengevakuasi pagar berduri itu.

Lebih lanjut Rober mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada siswa yang jadi korbarnya tertusuk kawat.

“Pernah ada siswa kami yang tertusuk kawat duri kodong kakinya. Jadi ini memang sangat membahayakan,” ungkap Rober.

Sementara itu siswa SMP PGRI Marinding yang ditemui di lokasi mengaku terganggu dengan adanya kawat berduri yang di pasang di halaman lapangan sekolah.

“Sangat terganggu pak karena kita tidak bisa lagi main – main di halaman lapang sekolah karena ada kawat duri di sini. Semoga bisa diambilin pak supaya kami bisa bermain seperti sebelumnya,” keluh salah satu siswa.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlinansius Allolayuk, yang dihubungi terpisah mengatakan, kasu perusakan sekolah SMP PGRI masih bergulir. Saat ini kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.

“Kalau memang membahayakan kita keluarkan, karena sekarang sementara kasusnya naik ke penyidikan. Untuk saat ini kami sudah periksa sekitar 4 atau 5 orang karena dari penyelidikan ke penyudikan,” kata Arlinansius Allolayuk. (Ap/Bala)

Baca Lainnya

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi ke Kodim 1414/Tator

20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

DPRD Tator Sura’ Matasa’ Apresiasi Kinerja Kepala Dinas PUPR yang Mampu Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

13 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di Headline