Menu

Mode Gelap
Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan Sejumlah Siswa SMPN 1 Makale Diduga Kuat Keracunan Makanan MBG BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

News

Gubernur Sulsel Kirim Dokter Spesialis ke Pulau Terpencil, Insentifnya Rp 40 Juta Per Bulan

badge-check


					Gubernur Sulsel Kirim Dokter Spesialis ke Pulau Terpencil, Insentifnya Rp 40 Juta Per Bulan Perbesar

Makassar, Pedomanindonesia – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengirim dokter spesialis yang akan bertugas di pulau terpencil khususnya Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) serta Selayar lewat program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Dokter spesialis tersebut akan diberikan insentif sebesar Rp 40 juta.

Program Pelayanan Kesehatan Bergerak resmi diluncurkan di Baruga Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (25/7/2025). Andi Sudirman secara simbolis melepas dokter spesialis yang akan bertugas meningkatkan pelayanan kesehatan di kepulauan.

“Kita akan mengirim tenaga kesehatan di wilayah kepulauan, termasuk dokter spesialis untuk melayani masyarakat di pulau terluar. Ibarat tentara kita kirim ke wilayah perbatasan,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman mengatakan, program ini berangkat dari keresahan akan masih minimnya dokter spesialis untuk merawat ibu dan anak di kepulauan. Dia berharap dokter spesialis yang ditugaskan bisa bekerja dengan baik melayani masyarakat.

“Nanti ada insentifnya besar sekali Rp 40 juta per bulan. Sistemnya nanti ganti-gantian, dua pekan kerja, dua pekan libur. Ini khusus untuk Kepulauan Selayar dan Pangkajene dan Kepulauan,” tuturnya.

Dia tidak ingin ada warga di pulau terpencil terkendala mengakses layanan kesehatan. Sejumlah dokter spesialis didampingi perawat akan bertugas secara bergantian bertugas di wilayah kepulauan.

“Empat dokter spesialis, ada perawat tiga masing-masing kepulauan. Nanti digilir posisinya, mungkin setelah periksa di pulau ini, pindah lagi ke pulau lain,” tambah Andi Sudirman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Ishaq Iskandar menuturkan, program PKB dihadirkan untuk mengatasi masalah akses layanan kesehatan di kepulauan. Program ini menyasar dua kabupaten di Sulsel.

“PKB menghadirkan program kesehatan spesialistik di daerah terpencil, yakni di daerah kepulauan. Untuk saat ini Kepulauan Selayar dan Pangkajene Kepulauan jadi sasaran,” tutur Ishaq. (mir/sur)

 

 

 

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum