Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

Dishub Makassar Dorong Mall Sediakan Parkir Murah untuk Karyawan dan Ojol

badge-check


					Dishub Makassar Dorong Mall Sediakan Parkir Murah untuk Karyawan dan Ojol Perbesar

Makassar, Pedomanindonesia.Id, – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar terus melakukan penertiban parkir liar di depan pusat perbelanjaan dan ruas jalan raya. Namun, Kepala Dishub Kota Makassar, Muhammad Reza, menilai penertiban saja tidak cukup tanpa adanya solusi yang menyentuh akar masalah.

Menurut Reza, ada beberapa kendala yang menyebabkan masyarakat, karyawan mal, hingga pengemudi ojek online (ojol) lebih memilih parkir di luar area resmi. “Pertama, tarif parkir di mal cukup tinggi. Otomatis masyarakat cari yang lebih murah. Kalau di luar ada yang murah, tentu mereka pilih itu,” ujarnya, Kamis (21/8).

Ia menambahkan, hampir semua mal di Makassar tidak menyediakan fasilitas parkir gratis maupun tarif flat untuk karyawan. Kondisi ini membuat para pegawai yang memiliki pendapatan terbatas mencari alternatif parkir di luar. “Kita tahu gaji karyawan itu berapa. Jadi mereka pasti cari parkir yang murah. Nah, itu yang dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk buka lahan parkir di luar,” jelasnya.

Selain itu, fenomena tingginya aktivitas ojol juga menjadi faktor. Banyak pengemudi ojol harus masuk ke mal untuk mengambil pesanan. “Kalau mereka masuk bayar parkir, kadang tidak sebanding dengan pendapatan dari orderan. Jadi akhirnya mereka pilih parkir di luar,” terang Reza.

Untuk mengatasi persoalan ini, Dishub menilai setiap mal perlu menyiapkan lahan khusus parkir untuk ojol dan karyawan dengan harga murah atau bahkan gratis. “Solusi terbaik adalah mal menyediakan parkir khusus ojol, motor maupun mobil, dan parkir dengan tarif flat untuk karyawan. Kalau tidak, persoalan ini akan terus berulang,” tegasnya.

Meski penertiban terus dilakukan secara intensif, Reza menekankan perlunya regulasi yang lebih kuat. “Sampai kapan kita mau menertibkan tanpa solusi? Kita sedang kaji untuk membuat regulasi, apakah melalui perwali atau bahkan perda, agar mal wajib menyediakan fasilitas parkir seperti itu,” jelasnya.

Ia menyebut, Dishub bersama PD Parkir sudah menggodok aturan terkait hal ini. “Intinya, kita ingin masyarakat bisa mendapat pilihan parkir yang murah, aman, dan tidak mengganggu ketertiban lalu lintas,” pungkasnya.

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum