TORAJA UTARA, PEDOMANINDONESIA – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, secara resmi membuka Expo Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Penyelamatan Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026. Acara yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-107 Damkar ini berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Rantepao, Senin (08/06/2026).
Pembukaan expo tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, pimpinan instansi vertikal, TNI-Polri, personel Satpol PP Kabupaten Tana Toraja, insan pers, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Frederik Victor Palimbong menegaskan bahwa Satpol PP dan Damkar adalah garda terdepan pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan daerah (Perda), menjaga ketenteraman umum, serta melindungi masyarakat. Ia mengingatkan agar seluruh personel bekerja murni sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta tidak terseret dalam kepentingan pribadi maupun politik praktis.
“Saya ingin memastikan bahwa Satpol PP bekerja sesuai tupoksinya. Tidak boleh lagi ada personel yang digunakan untuk kepentingan pribadi maupun urusan politik praktis,” tegas Bupati yang akrab disapa Dedy ini.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk terus mendukung peningkatan kapasitas SDM, profesionalisme, dan kesejahteraan personel melalui alokasi program serta anggaran yang memadai. Menurutnya, daerah yang aman dan tertib adalah modal utama untuk menarik investasi.
Salah satu bukti nyata pertumbuhan ekonomi di Torut, lanjut Bupati, adalah rencana operasional Bank Central Asia (BCA) di daerah tersebut dalam waktu dekat.
“Seluruh pembangunan dan investasi membutuhkan kepastian hukum serta kenyamanan masyarakat. Karena itu, semua pihak harus bekerja sesuai tanggung jawabnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Toraja Utara, Riantho Yusuf Sangkelo, menjelaskan bahwa Expo 2026 ini menjadi sarana efektif untuk mengedukasi dan mendekatkan institusi mereka kepada masyarakat.
Menurut Riantho, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut masyarakat untuk lebih memahami pentingnya kesadaran hukum dan budaya keselamatan.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa tugas Satpol PP bukan sekadar penertiban, melainkan menciptakan kenyamanan. Begitu juga dengan Damkar, tugasnya tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan berbagai operasi penyelamatan dan evakuasi darurat,” jelas Riantho.
Expo Satpol PP dan Damkar ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terbagi dalam dua sesi yaitu 1–14 Juni dan dilanjutkan pada 22–30 Juni 2026.
Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, antara lain:
-
Sosialisasi Perda dan Perkada.
-
Simulasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan.
-
Turnamen olahraga (tenis meja dan mini soccer antar-pelajar).
-
Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan senam kreasi.
-
Kegiatan edukatif anak (lomba mewarnai karakter Satpol PP & Damkar).
-
Hiburan rakyat dan lomba karaoke.
Usai seremonial pembukaan yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati, para pengunjung disuguhkan atraksi memukau dari 13 personel Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara (Komcad ASN) Satpol PP dan Damkar Torut.
Mereka menampilkan demonstrasi bela diri militer hasil pendidikan dan pelatihan intensif selama 45 hari di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIV/Hasanuddin, Kabupaten Gowa. Penampilan tangguh ini menjadi bukti kesiapan fisik dan mental personel dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga wibawa pemerintah daerah.











