Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Headline

Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar

badge-check


					Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar Perbesar

Makassar, Pedomanindonesia, — Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang pria meludahi kasir wanita di salah satu swalayan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.

Dalam rekaman video tersebut, pria berkaos hitam terlihat bersikap arogan dan meluapkan kemarahannya kepada kasir wanita yang tengah bertugas. Insiden itu bermula saat pria tersebut ditegur karena diduga menyerobot antrean saat hendak melakukan pembayaran.

Alih-alih menerima teguran dengan baik, pria itu justru bereaksi emosional. Tak lama setelah adu mulut terjadi, ia dengan sengaja meludahi kasir wanita tersebut di hadapan pelanggan lain. Meski mendapat perlakuan tidak manusiawi, korban tetap terlihat berusaha profesional dan melanjutkan pelayanannya dalam kondisi terdiam.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, pada Rabu (24/12/2025).

Belakangan, identitas pelaku terungkap. Pria tersebut diketahui berinisial AS, seorang dosen yang mengajar di Universitas Islam Makassar (UIM). AS juga disebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan sebagai tenaga pengajar di Fakultas Pertanian UIM Makassar.

Aksi AS terhadap kasir wanita berinisial “N” (21) itu dinilai mencederai nilai kemanusiaan dan etika, terlebih sebagai sosok pendidik yang seharusnya menjadi teladan di ruang publik.

Tidak tinggal diam, korban bersama keluarganya memilih menempuh jalur hukum. Laporan resmi telah dilayangkan ke Mapolsek Tamalanrea.

“Sudah kita terima laporannya, saat ini sementara melengkapi administrasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala.

Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghinaan.

“Laporannya terkait penghinaan, itu pasal yang paling mendekati,” tutupnya.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, publik berharap proses hukum berjalan adil dan menjadi pelajaran bahwa setiap bentuk kekerasan verbal maupun tindakan merendahkan martabat manusia tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

Baca Lainnya

Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua

20 September 2026 - 11:14 WIB

Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah

19 September 2026 - 19:48 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

15 September 2026 - 13:54 WIB

Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial

10 September 2026 - 18:13 WIB

Trending di Headline