Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

News

332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

badge-check


					332 Rumah di Gowa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Perbesar

Gowa,Pedomanindonesia.id, — Angin puting beliung menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (8/10), menyebabkan 332 rumah mengalami kerusakan. Bencana terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan warga yang tengah beraktivitas di rumah masing-masing.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Wahyuddin, menyebutkan bahwa wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bontomarannu, Pallangga, dan Bajeng.

“Di Kecamatan Bontomarannu ada sebanyak 140 rumah, Pallangga 75 rumah, dan Bajeng 117 rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya di Makassar.

Ia menambahkan, tim BPBD bersama aparat desa dan relawan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Salah seorang warga Bontomarannu, Rahma (42), mengaku masih trauma melihat peristiwa itu. Ia menceritakan detik-detik angin kencang menerjang rumahnya hingga atap beterbangan.

“Anginnya datang tiba-tiba, suaranya keras sekali. Kami semua berlari keluar rumah karena takut roboh. Syukurlah, tidak ada yang terluka, tapi rumah kami rusak parah,” tutur Rahma dengan memperlihatkan rekamannya.

BPBD Gowa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seiring peralihan musim yang tengah berlangsung. Wahyuddin menegaskan, fenomena ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti puting beliung, longsor, dan banjir.

“Masyarakat harus lebih siaga menghadapi perubahan cuaca yang cepat. Jangan abaikan peringatan dini dan segera cari tempat aman bila terjadi angin kencang,” tegasnya.

Hingga kini, petugas masih terus mendata kerusakan serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak paling parah di tiga kecamatan tersebut.

Baca Lainnya

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Refleksi 27 Tahun Perumda Pasar Makassar: Jaga Kebersamaan hingga Kerja Dengan Hati

14 September 2026 - 08:15 WIB

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Trending di News