Torut, Pedomanindonesia – Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong mengatakan nilai-nilai kepahlawanan Pongtiku harus jadi spirit dalam percepatan pengentasan kemiskinan. Ia juga mengajak generasi muda memegang teguh budaya dan karakter Toraja.
“Kita harapkan semangat kepahlawanan Pongtiku menjadi nilai bagi kita semua untuk terbebas dari kemiskinan. Dan kita bersyukur hari ini Toraja menunjukkan diri sebagai daerah yang siap untuk menuju perubahan,” ujar Frederik di kegiatan pembukaan “The Legend of Pongtiku” di Lapangan Bakti, Kota Rantepao, Toraja Utara, Selasa (8/7/25).
The Legend of Pongtiku dihadiri sejumlah kepala daerah. Hadir juga
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.
Menurut Frederik, Pongtiku tidak hanya seorang pahlawan kemerdekaan. Tetapi juga seorang inspirator dalam menjaga nilai kebudayaan Toraja.
“Masyarakat Toraja sudah berani mengekspresikan budaya. Kini saatnya berjuang bersama-sama mengentaskan kemiskinan di daerah yang subur ini,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko mengatakan, Toraja adalah daerah yang memiliki potensi alam yang melimpah. Karena itu Toraja harus bisa melangkah lebih cepat ke depan.
“Saya bangga bisa hadir di sini. Saya juga kagum dengan masyarakat Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa (Sulbar) yang memeriahkan acara ini dengan budaya,” katanya.
“Kita saatnya kita bersama berjuang mengentaskan kemiskinan. Apalagi dengan jabatan yang dipercayakan kepada saya, tentunya Toraja secara keseluruhan menjadi fokus saya dalam hal ini,” ucapnya.
Mantan aktivis PRD ini menambahkan, dia sudah berbicara dengan Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara mengenai langkah-langkah dalam waktu pendek, menengah, dan panjang. Kemudian bersama-sama memikirkan hal tersebut.
“Salah satunya mengenai ketersediannya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Toraja. Kalau tidak salah di Tana Toraja ada satu dan Toraja Utara sudah ada dua. Ke depan kami juga akan berkordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk penambahan dapur umum,” tuturnya.
Budiman Sudjatmiko juga menjelaskan bahwa dia juga akan memantau angka stunting di Toraja yang masih cukup tinggi.







