Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

News

Januari-Juni 2025, BPBD Tator Evakuasi Pohon Tumbang dan Longsor di 77 Titik

badge-check


					Januari-Juni 2025, BPBD Tator Evakuasi Pohon Tumbang dan Longsor di 77 Titik Perbesar

Tana Toraja, Pedomanindonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja mencatat telah melakukan evakuasi tanah longsor dan pohon tumbang pada 77 titik sepanjang 2025. BPBD mengakui, intensitas bencana di Tator cukup tinggi sehingga membutuhkan mitigasi lebih serius.

“Dari 77 kasus bencana itu diantaranya ada tanah bergerak, tanah longsor kemudian pohon tumbang selama tahun 2025,” kata
Sekretaris BPBD Tator, Christian Sakkung, Rabu (25/6/2025).

Christian mengatakan, angka bencana yang cukup tinggi membutuhkan kesiapsiagaan semua pihak. Dalam mitigasi kata dia, dibutuhkan pelibatan masyarakat. Sehingga masyarakat harus diedukasi lebih awal.

“Masyarakat harus kita veri pemahaman agar mengetahui risiko dan cara mencegah tingkat kerawanan bencana. Masyarakat kita minta melaporkan kalau ada tanda – tanda akan terjadinya bencana atau pohon yang rawan tumbang dan membahayakan masyarat baik pengguna jalan mau pun masyarat setempat,” jelasnya.

Diakui Christian, dalam penanganan bencana juga dibutuhkan sarana infrastruktur yang memadai. Terutama agar proses evakuasi bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Kita harapkan ke depan sarana dan prasarana akan lebih baik agar proses evakuasi bisa dilakukan efektif. Sebab titik rawan di Tator cukup banyak. Kita butuh peralatan yang lebih banyak,” imbuhnya.

Christian juga mengimbau masyarakat agar berhati – hati mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk berjaga – jaga karena saat ini musim hujan rawan terjadi longsor dan juga tanah bergerak,” beber Christian. (Tim)

Baca Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline