TATOR, PEDOMANINDONESIA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Tana Toraja, Marida Bungin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kepala lembang (desa) se-Tana Toraja. Apresiasi ini diberikan atas partisipasi aktif mereka dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Tana Toraja dan Hari Jadi Toraja ke-778.
Acara puncak perayaan tersebut berlangsung sukses pada Senin, 21 September 2025, di Kelurahan Bo’ne, Kecamatan Makale.
“Saya sangat mengapresiasi para kepala lembang yang hadir di acara ini. Ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan dukungan mereka terhadap perayaan HUT kabupaten,” ujar Marida Bungin.

Marida juga menyoroti keunikan partisipasi para kepala lembang yang datang dengan membawa berbagai hasil bumi. “Ada yang membawa kopi, sayur-mayur, ikan yang dimasak dalam bambu atau pa’piong, dan berbagai hasil bumi lainnya. Ini menunjukkan kekayaan alam dan budaya kita,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Marida mengajak seluruh kepala lembang untuk terus memperkuat kekompakan dan kerja sama. “Kerja sama yang terjalin saat ini sangat luar biasa. Saya berharap sinergi ini dapat terus dijaga dan dikembangkan ke depannya,” harapnya.
APDESI Tana Toraja Ajak Kepala Lembang Sinergi Kawal Pembangunan
Senada dengan Marida Bungin, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tana Toraja, Pradyan Rizky Londong Allo, juga menyampaikan apresiasinya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepala lembang dan seluruh pemangku kebijakan.
“Kami mendukung dan mengapresiasi kehadiran seluruh kepala lembang dalam rangka HUT Tana Toraja. Saya berharap seluruh kepala lembang dapat bersinergi dengan para pemangku kebijakan untuk bersama-sama mengawal pembangunan, terutama dari segi pelayanan kepada masyarakat,” kata Pradyan yang juga menjabat sebagai Kepala Lembang Batualu Selatan.
Lebih lanjut, Pradyan mengingatkan para kepala lembang untuk mengelola anggaran dana desa (ADD) sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
“Harapan saya, semua kepala lembang di Tana Toraja tetap patuh pada aturan yang ada dalam pengelolaan dana desa agar pembangunan dapat berjalan optimal dan akuntabel,” tutupnya.









