Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tana Toraja Berikan Kejutan di HUT ke-81 TNI, Kapolres Tegaskan Soliditas TNI-Polri Polres Toraja Utara Gelar Pengamanan dan Pengawasan Tradisi Adat Adu Kerbau di Tondon Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas STI Ajak Gen Z Jadi Kreator Pertanian: Bikin Konten, Sebar, Dapat Cuan Kasatpol PP Torut Kerahkan Puluhan Anggota Jaga Ketat SPBU, Pelansir Tersingkirkan DPRD Torut Ancam Bakal RDP DLH Torut Kesekian Kalinya Mempertahankan Maraknya Tambang Galian C di Torut

Polri

Polres Toraja Utara Gelar Pengamanan dan Pengawasan Tradisi Adat Adu Kerbau di Tondon

badge-check


					Polres Toraja Utara Gelar Pengamanan dan Pengawasan Tradisi Adat Adu Kerbau di Tondon Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Ratusan warga memadati Lingkungan Tondok Batu Lembang Tondon Kecamatan Tondon, Toraja Utara. Warga datang menyaksikan tradisi ma’pasilaga tedong atau adu kerbau yang menjadi bagian dari rangkaian upacara adat Rambu Solo’ mendiang Almh. Sarah Siapa’ Allosugi’ (Sindo’ Nene’ Ori).

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib selama rangkaian kegiatan adat berlangsung, Polres Toraja Utara menerjunkan personel melakukan pengamanan dan pengawasan di lokasi. Pengamanan dipimpin Kapolsek Tondon Nanggala IPTU Agustinus Lallo, S.H.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Toraja Utara AKP Sette Marrung, SH, mengatakan pengamanan yang digelar merupakan salah satu bagian dari pelayanan Kepolisian terkhusus Polres Toraja Utara dalam mendukung pelestarian budaya untuk kelancaran gelaran tradisi adat Masyarakat.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kelancaran tradisi dan kegiatan adat Masyarakat setempat. Kami berkomitmen untuk selalu hadir mengawal setiap kegiatan Masyarakat,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, petugas Kepolisian juga melakukan pengawasan secara ketat sebagai langkah antisipasi terjadinya praktek perjudian disekitar lokasi. Spanduk larangan keras melakukan praktek perjudian juga terpasang di lokasi Adu Kerbau.

AKP Sette menegaskan segala bentuk perjudian dilarang dan meminta Masyarakat untuk tidak menodai nilai-nilai luhur tradisi budaya Toraja dengan tindakan yang melanggar hukum.

Tradisi ma’pasilaga tedong menampilkan kerbau milik keluarga yang nantinya akan dikorbankan dalam prosesi Rambu Solo’. Selain menjadi bagian dari penghormatan terakhir kepada leluhur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana silaturahmi dan hiburan bagi Masyarakat.

Rangkaian upacara adat Rambu Solo Adu Kerbau dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai 02 Oktober hingga hari 03 Oktober 2026.

Polres Toraja Utara mengapresiasi kerja sama semua pihak dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar hingga selesai.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Baca Lainnya

Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

23 April 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Tana Toraja Kerahkan Personel Siap Amankan Ibadah Paskah

2 April 2026 - 18:00 WIB

Momentum Pemulihan Integritas, Kapolres Toraja Utara Lantik Kasat Resnarkoba Baru

7 Maret 2026 - 10:30 WIB

Bersih-Bersih Internal, Unit Resmob Polres Toraja Utara Jalani Tes Urine Mendadak

4 Maret 2026 - 13:32 WIB

Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

22 Januari 2026 - 14:18 WIB

Trending di Polri