Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

News

Bupati Tator Mengaku Prihatin Dengan Adanya Sejumlah Rumah Tongkonan di Tator di Bongkar Menggunakan Alat Berat

badge-check


					Bupati Tator Mengaku Prihatin Dengan Adanya Sejumlah Rumah Tongkonan di Tator di Bongkar Menggunakan Alat Berat Perbesar

TATOR,Pedomanindonesia.Id, – Bupati Tana Toraja (Tator) dr Zadrak Tombeg mengaku prihatin dengan adanya sejumlah Tongkonan di Tana Toraja di Bongkar Menggunakan alat berat dan langsung melakukan rapat bersama dengan Forkopimda hal tersebut di sampaikan Minggu (17/08/2025/) saat sambutan di upacara 17 Agustus di kelurahan Rante Kecamatan Makale .

“saya prihatin dengan pemberitaan sekarang dimana sejumlah rumah tongkonan di Tana Toraja yang kala dibongkar menggunakan alat berat,” kata Zadrak .

lebih lanjut Zadrak juga mengatakan bahwa tongkonan itu adalah tempat kita untuk membicarakan sesuatu yang akan kita lakukan.

“dalam berbagai dinamika yang ada di Tana Toraja di media kita sudah melihat betapa sedihnya kita melihat sejumlah tongkonan yang dibongkar di Tana Toraja saya sangat prihatin dengan kegiatan – kegiatan seperti itu, ” Ungkap Zadrak.

Lebih lanjut dr Zadrak juga menghimbau masyarakat tana tongkonan untuk membicarakan secara kekeluarga sebelum kerana hukum.

“keadaan yang mengganjal keluarga mari kita bicarakan di tongkonan itu, setelah rapat di meja tadi semua hadir ada bapak Forkopimda, bahwa tetap eksekusi itu dilaksanakan tapi kalau ada kesepakan damai eksekusi itu bisa dibatalkan, kalau pun memang dan itu tidak kita harapkan tetap itu bongkar, saya usulkan yang membongkar menggunakan adat dan melibatkan tukang – tukang orang Toraja. Poin paling penting adalah putusan itu bisa berubah kalau ada kesepakatan antara dua bela pihak. bapak ibu semua ke depannya masih banyak pekerjaan rumah kita tapi kalau kita kerjakan bersama saya rasa itu bisa untuk menuju Toraja Masero menuju tahun 2026 mendatang, ” Beber Zadrak.

Baca Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline