Menu

Mode Gelap
Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

News

Bupati Tator Mengaku Prihatin Dengan Adanya Sejumlah Rumah Tongkonan di Tator di Bongkar Menggunakan Alat Berat

badge-check


					Bupati Tator Mengaku Prihatin Dengan Adanya Sejumlah Rumah Tongkonan di Tator di Bongkar Menggunakan Alat Berat Perbesar

TATOR,Pedomanindonesia.Id, – Bupati Tana Toraja (Tator) dr Zadrak Tombeg mengaku prihatin dengan adanya sejumlah Tongkonan di Tana Toraja di Bongkar Menggunakan alat berat dan langsung melakukan rapat bersama dengan Forkopimda hal tersebut di sampaikan Minggu (17/08/2025/) saat sambutan di upacara 17 Agustus di kelurahan Rante Kecamatan Makale .

“saya prihatin dengan pemberitaan sekarang dimana sejumlah rumah tongkonan di Tana Toraja yang kala dibongkar menggunakan alat berat,” kata Zadrak .

lebih lanjut Zadrak juga mengatakan bahwa tongkonan itu adalah tempat kita untuk membicarakan sesuatu yang akan kita lakukan.

“dalam berbagai dinamika yang ada di Tana Toraja di media kita sudah melihat betapa sedihnya kita melihat sejumlah tongkonan yang dibongkar di Tana Toraja saya sangat prihatin dengan kegiatan – kegiatan seperti itu, ” Ungkap Zadrak.

Lebih lanjut dr Zadrak juga menghimbau masyarakat tana tongkonan untuk membicarakan secara kekeluarga sebelum kerana hukum.

“keadaan yang mengganjal keluarga mari kita bicarakan di tongkonan itu, setelah rapat di meja tadi semua hadir ada bapak Forkopimda, bahwa tetap eksekusi itu dilaksanakan tapi kalau ada kesepakan damai eksekusi itu bisa dibatalkan, kalau pun memang dan itu tidak kita harapkan tetap itu bongkar, saya usulkan yang membongkar menggunakan adat dan melibatkan tukang – tukang orang Toraja. Poin paling penting adalah putusan itu bisa berubah kalau ada kesepakatan antara dua bela pihak. bapak ibu semua ke depannya masih banyak pekerjaan rumah kita tapi kalau kita kerjakan bersama saya rasa itu bisa untuk menuju Toraja Masero menuju tahun 2026 mendatang, ” Beber Zadrak.

Baca Lainnya

BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi

18 Juni 2026 - 18:25 WIB

BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

17 Juni 2026 - 15:10 WIB

Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

14 Juni 2026 - 11:14 WIB

Bupati Torut Bakal Tindak Tegas ASN dan PPPK yang Main Medsos Saat Jam Kerja

8 Juni 2026 - 20:34 WIB

HUT Satpol PP Torut Bawa Berkah Bagi Pelaku UMKM

8 Juni 2026 - 08:31 WIB

Trending di Ekobis