Menu

Mode Gelap
Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga! Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

News

Pasar Niaga Daya Resmi Gunakan QRIS: Langkah Nyata Menuju Digitalisasi Ekonomi Rakyat

badge-check


					Pasar Niaga Daya Resmi Gunakan QRIS: Langkah Nyata Menuju Digitalisasi Ekonomi Rakyat Perbesar

PEDOMANINDONESIA, Makassar, 28 Juli 2025 – Komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan transformasi digital di sektor layanan publik kembali diwujudkan melalui peluncuran sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Pasar Niaga Daya, salah satu pasar rakyat terbesar di Kota Makassar.

Peluncuran ini merupakan bagian dari program besar Digitalisasi Pembayaran Layanan Publik dan Retribusi yang mencakup pasar tradisional, terminal, hingga PDAM. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, dan Plt Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Ali Gauli Arief.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menegaskan pentingnya penerapan sistem digital untuk mendorong transparansi, efisiensi, serta peningkatan pendapatan daerah. “Digitalisasi ini bukan hanya memudahkan, tapi juga mencegah potensi kebocoran. Dengan sistem non-tunai, proses pengelolaan keuangan menjadi lebih akuntabel,” tegasnya.

Pasar Niaga Daya dipilih sebagai lokasi peluncuran karena memiliki aktivitas ekonomi yang padat dan dinamis, serta merupakan pasar percontohan untuk adopsi sistem digital di sektor perdagangan tradisional.

Plt Dirut Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menjelaskan bahwa Perumda telah menyiapkan aplikasi SIAGA yang menampilkan data pedagang, posisi kios, serta status pembayaran retribusi secara terintegrasi. “Penggunaan QRIS memungkinkan pedagang melakukan transaksi non-tunai secara praktis dan aman. Ini juga mempermudah pendataan dan pemantauan bagi kami selaku pengelola pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa penggunaan QRIS di Sulsel terus meningkat pesat. “Saat ini, pengguna QRIS di Sulsel sudah mencapai 1,3 juta orang dengan nilai transaksi mencapai Rp6,5 triliun hingga Juni 2025. Ini bukti bahwa masyarakat semakin siap dan terbuka terhadap ekosistem digital,” kata Rizki.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh pedagang pasar, termasuk di Pasar Niaga Daya, dapat segera memiliki QRIS agar tidak tertinggal dari perkembangan zaman. “Kalau restoran, warung, bahkan masjid sudah pakai QRIS, pedagang pasar juga harus bisa,” tambahnya.

Melalui peluncuran ini, Pemerintah Kota Makassar bersama Bank Indonesia dan seluruh BUMD terkait berharap digitalisasi pasar tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pedagang dan kemudahan bagi konsumen.

Makassar menuju kota cerdas dan transparan dimulai dari digitalisasi yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warganya.

Baca Lainnya

Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka

5 Mei 2026 - 18:16 WIB

Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas

29 April 2026 - 09:31 WIB

Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan

27 April 2026 - 11:40 WIB

Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga!

26 April 2026 - 14:49 WIB

Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

23 April 2026 - 13:46 WIB

Trending di News