Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

Disdik Tator Sesalkan Penggembokan SMP PGRI Marinding, Siap Tempuh Jalur Hukum

badge-check


					Disdik Tator Sesalkan Penggembokan SMP PGRI Marinding, Siap Tempuh Jalur Hukum Perbesar

Tator, Pedomanindonesia – Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja Andarias Lebang menyesalkan tindakan penggembokan di SMP PGRI Marinding oleh orang tak dikenal. Andarias menegaskan PGRI akan menempuh jalur hukum dan melaporkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Hari ini kami dari PGRI akan mengadakan konferensi pers terkait dengan penggembokan SMP PGRI yang dilakukan oleh orang yang tidak kita ketahui identitasnya. Kami akan mendiskusikan langkah-langkah yang akan dilakukan selanjutnya,” ujar Andarias Lebang yang ditemui Pedomanindonesia, Kamis (10/7/2025).

Andarias mengaku sudah turun ke lokasi dan melihat langsung situasi di SMP PGRI Marinding. Menurutnya, penggembokan pada beberapa ruang kelas sangat disayangkan karena mengganggu proses belajar mengajar.

“Kita belum tahu siapa pelakunya. Dan di lapangan saya lihat sendiri siswa belajar di teras,” jelasnya.

Andarias mengaku akan mencari solusi sementara agar siswa bisa segera belajar dengan normal.

“Kita akan mencari solusi bagaimana caranya supaya anak-anak bisa kembali belajar dengan baik. Belajar dengan tenang. Kita sangat prihatin dan sangat disayangkan kalau ada oknum-oknum yang menggembok sekolah. Seharusnya kita mendukung pendidikan proses belajar mengajar kenapa terjadi seperti itu digembok,” tandas Andarias.

Lebih lanjut Andarias, pengurus PGRI akan melakukan investigasi terkait penggembokan ruangan kelas tersebut.

“Tentunya kita akan mencari tahu siapa itu yang menggembok. Sampai sekarang kami belum tahu siapa pelakunya apa motifnya sehingga mereka menggembok sekolah,” ucapnya.

Andarias mengaku jika tak ada solusi pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Saya sebagai kepala dinas pendidikan dan juga sebagai ketua PGRI Tana Toraja akan mengambil langkah-langkah kalau sekolah tetap diobok-obok itu kami akan pasang badan. Tenntunya semua pihak akan mendukung kami. Karena kasian anak-anak kita yang proses belajarnya diganggu. Intinya PGRI siap pasang badan jika pendidikan di ganggu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Andarias.

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum